Awal Kisah Pangeran Diponegoro

Buku - Novel Pangeran Diponegoro Menggagas Ratu AdilJudul: Novel Pangeran Diponegoro: Menggagas Ratu Adil

Penulis: Remy Sylado

Penerbit: Tiga Serangkai

Cetakan: I/2007

Tebal: 339 halaman

Ia abadi di antero Indonesia. Di Semarang, salah satu universitas negeri mengidentifikasi diri dengan namanya. Di alun-alun Kota Magelang patungnya berdiri. Dan, meski lahir di Yogyakarta, ia justru dimakamkan di Makassar. Tetapi, itu saja tidak cukup. Di negeri ini, tak banyak yang tahu bahwa Ontowiryo, yang kita kenal lewat gelar Pangeran Diponegoro, meninggalkan banyak keturunan di Tondano, Sulawesi Utara. Keturunan Diponegoro ini telah berbaur budaya dengan masyarakat lokal lantas karib disebut Jaton, yakni akronim Jawa-Tondano. Sebagai tanda pembauran budaya itu, masyarakat Jaton kini menembang macapat justru bukan dalam bahasa Jawa, namun dalam bahasa Toulour. Dari Jaton inilah Remy Sylado menghadirkan kembali kisah Diponegoro lewat fiksi-sejarah.

Dalam kisah Remy, disebutlah nama Ratnaningsih, wartawan surat kabarĀ Republik, yang rela datang ke Manado untuk merangkai kisah tentang keturunan di Diponegoro di Tondano. Di sana, di makam Kiai Mojo, Ratnaningsih bertemu dengan seorang kakek yang mengaku masih keturunan Diponegoro. Dari lisan kakek inilah kisah Diponegoro kecil dimulai.

Continue reading Awal Kisah Pangeran Diponegoro